Tukang Go-Jek Memadu Kasih Dengan Janda Kembang

Tukang Go-Jek Memadu Kasih Dengan Janda Kembang

Tukang Go-Jek Memadu Kasih Dengan Janda Kembang

Tukang Go-Jek Memadu Kasih Dengan Janda Kembang – Keberadaan aplikasi Go-Jek saat ini sangat membantu masyarakat baik untuk transportasi, membeli makanan, membeli barang dan masih banyak lainnya. Hal itu juga yang aku rasakan, jika sedang malas untuk keluar membeli makanan atau sesuatu tinggal buka aplikasi dan pilih sesuai keinginan saja, tak lama barang pesanan akan tiba.

Aku seorang janda yang tinggal sendiri di kontrakan ini merasa lapar malam itu. Kuputuskan membeli makanan via Go-Jek dan berselang satu jam datang juga pesananku. Kuminta tukang Go-Jek itu untuk masuk dan menunggu sebentar, menungguku mengambil uang. Aku yang hanya mengenakan piyama tipis tanpa bra dan cd membuat sang tukang Go-Jek bernama Andre tak berhenti memandangiku.

Kuminta ia duduk dan kubuatkan teh, kebetulan cuaca malam itu cukup dingin. Kusuruh ia melepaskan masker dan helmnya terlebih dahulu sembari istirahat. Ia melepaskan masker dan helmnya dan terlihatlah sosok Andre yamg kutaksir berumur 25 tahunan dengan kumis tipis yang membuatnya terlihat semakin manis.

Aku mempersilahkannya minum dan aku juga duduk di lantai menemaninya minum. Sengaja kubuka sedikit kakiku untuk menunjukkan memekku. Ternyata ia memperhatikannya sambil menelan ludah. Belum selesai minum ia meminta izin pulang, “Mba terima kasih atas teh hangatnya ya tapi aku izin pulang ya”. Kutanya apa alasannya, kenapa begitu cepat pulang, tehnya saja belum dihabiskan.

“Iya mba, soalnya gak kuat, aku takut khilaf lihat mba, mba pakai piyama tipis dan dari tadi pamer memekknya untuk aku, daripada khilaf lebih baik pulang aja saya mba”, ucapnya. Kupancing saja, “Udah ah duduk dan habisin tehnya dulu baru boleh pulang, kalau enggak nanti aku kasih bintang satu aja loh di aplikasi? Lagian kalau memang gak kuat gak papa kok, khilaf juga mba layanin”, tutupku.

Ia yang terpelongo langsung kutarik kembali kedalam, kukunci pintu lalu kulepaskan piyamaku sehingga bugillah aku di depannya. “Nih, khilaf juga gak apa kok, mba pasrah”, ucapku seraya meremas kedua tetekku. Ia hanya terdiam, aku perlahan menghampirinya dan membuka pakaiannya hingga terlihatlah semua bagian tubuhnya. Badannya seksi ditambah tatto di lengan tangannya membuatku menelan ludah.

Aku jongkok dan kujilat kontolnya yang sedikit bau pesing, kukulum, kuputar kepala kontolnya, ia hanya merem melek menikmatinya. Kujilat juga buah zakarnya dan ia berkata “Mba aku boleh gantian jilatin memek mba gak?” tanya dia. Kuiyakan dan langsung aku tiduran di kasur, ia jilat perlahan memekku sembari kedua tangannya meremas tetekku. Aku sangat menikmatinya karena sudah lama memekku tidak dipuaskan.

Puas menjilat memekku ia langsung mengarahkan kontolnya ke memekku, sebelumnya ia ludahi memekku dan mengelus memekku untuk melicinkannya dan bleshh masuklah kontolnya ke memekku. 5 menit ia mengentotiku kuminta berubah posisi, aku memintanya tiduran dan aku yang berada di atas untuk menggoyangnya.

Dari perlahan kugoyang dirinya sampai merem melek mendesah ahh ahh ahh enak mba, goyang yang kuat. Aku pun mendesah kenikmatan sembari kuat menggoyangnya dan tangannya meremas tetekku dengan kuat sekali. Tak lama ia berkata “Mba aku uda mau keluar, mau keluarin dimana mba, diluar atau di dalem aja?”, tanya dia. Tak kuhiraukan dirinya dan tak lama ia mendesah panjang, kurasakan memekku dihantam pejuh hangatnya pertanda ia ejakulasi.

Aku berdiri dan langsung melahap kontolnya, menjilat kontolnya sampai bersih dan melemas. Ia pun permisi ke kamar mandi lalu berpakaian dan izin pulang. Malam itu sangat indah bagiku, menikmati kontol tukang Go-Jek. Kuharap kedepannya aku masih dapat menikmati kontol-kontol tukang Go-Jek yang lainnya.

AGEN POKER | AGEN CAPSA | AGEN JUDI BOLA | AGEN TERPERCAYA

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*